Tahukah Anda berapa banyak orang yang terkoneksi dengan internet saat ini? Menurut lembaga riset digital comScore, jumlah pengguna internet di seluruh muka bumi ini sudah melampaui angka 1 miliar.
Di antara para pengguna ini, China tercatat sebagai negara dengan populasi penjelajah internet terbesar. Di negara panda ini, nyaris 180 juta orang beraktivitas secara online pada bulan Desember 2008. Di urutan kedua adalah Amerika Serikat dengan 163 juta pengguna internet, diikuti Jepang dengan 60 juta pengguna.
Jika diurut menurut wilayah, Asia Pasifik adalah yang nomor satu dengan jumlah pengguna 41 persen. Di belakangnya berturut-turut adalah Eropa (28persen), Amerika Utara (18 persen), Amerika Latin (7 persen), dan Timur Tengah/Afrika (5 persen).
Magid Abraham (Chief Executive comScore) mengatakan, "Angka yang sudah melampaui 1 miliar pengguna global adalah tonggak penting dalam sejarah internet. Dua miliar akan online sebelum kita menyadarinya, dan tiga miliar akan datang lebih cepat lagi."
Yang menarik, angka-angka di atas belum menyertakan trafick dari workstation publik, seperti kafe-kafe internet maupun akses dari ponsel maupun PDA.
Showing posts with label Internet. Show all posts
Showing posts with label Internet. Show all posts
Sunday, February 8, 2009
Friday, February 6, 2009
Pencarian di Google Bikin Udara Terpolusi CO2
"During war, the laws are silent."
Quintus Tullius Cicero
Sepintas, tidak ada hubungannya antara polusi alam dengan mesin cari internet populer, Google. Namun dalam sebuah penelitian terungkap, satu kali pencarian di Google ternyata menghasilkan polusi sekitar 7 gram karbondioksida (CO2) ke udara.
Penelitian mengenai dampak pencarian di Google terhadap lingkungan tersebut dibesut oleh fisikawan Alex Wissner-Gross dari universitas kenamaan Amerika Serikat, Harvard University.Dua kali pencarian di Google menghasilkan karbondioksida sebanyak 15 gram. Jumlah itu disetarakan dengan polusi yang dikeluarkan polusi yang dikeluarkan dalam mendidihkan air di ketel.
Menurut peneliti Harvard tersebut, emisi karbon Google dihasilkan dari listrik yang mendayai terminal komputer serta konsumsi power di data centre yang dioperasikan Google di seluruh dunia.Selain itu, ada pula efek di balik kecepatan Google dalam melakukan pencarian. Sebab hal itu dilakukan memakai banyak server secara bersamaan, sehingga menghasilkan lebih banyak karbondioksida dibanding kompetitornya di internet. Sekadar diketahui, Google punya 450 ribu server di seluruh dunia untuk melayani sekitar 200 juta pencarian tiap hari.Google sendiri mengklaim telah berusaha menekan produksi emisi karbon seefesien mungkin. Bahkan seperti dilansir DailyMail,seorang juru bicara Google menyatakan bahwa mereka termasuk penyedia layanan pencarian di internet yang paling efisien dalam soal ramah lingkungan.
Quintus Tullius Cicero
Sepintas, tidak ada hubungannya antara polusi alam dengan mesin cari internet populer, Google. Namun dalam sebuah penelitian terungkap, satu kali pencarian di Google ternyata menghasilkan polusi sekitar 7 gram karbondioksida (CO2) ke udara.
Penelitian mengenai dampak pencarian di Google terhadap lingkungan tersebut dibesut oleh fisikawan Alex Wissner-Gross dari universitas kenamaan Amerika Serikat, Harvard University.Dua kali pencarian di Google menghasilkan karbondioksida sebanyak 15 gram. Jumlah itu disetarakan dengan polusi yang dikeluarkan polusi yang dikeluarkan dalam mendidihkan air di ketel.
Menurut peneliti Harvard tersebut, emisi karbon Google dihasilkan dari listrik yang mendayai terminal komputer serta konsumsi power di data centre yang dioperasikan Google di seluruh dunia.Selain itu, ada pula efek di balik kecepatan Google dalam melakukan pencarian. Sebab hal itu dilakukan memakai banyak server secara bersamaan, sehingga menghasilkan lebih banyak karbondioksida dibanding kompetitornya di internet. Sekadar diketahui, Google punya 450 ribu server di seluruh dunia untuk melayani sekitar 200 juta pencarian tiap hari.Google sendiri mengklaim telah berusaha menekan produksi emisi karbon seefesien mungkin. Bahkan seperti dilansir DailyMail,seorang juru bicara Google menyatakan bahwa mereka termasuk penyedia layanan pencarian di internet yang paling efisien dalam soal ramah lingkungan.
Subscribe to:
Posts (Atom)